my followers :)
Wednesday, March 13, 2013
malam-malamku yang kesepian..
Malam ini
Ku menatap awan yang kehitaman
Sehitam kondisi hatiku
Fikiranku terus melayang
Seakan mata sulit sekali di pejamkan,
Sedangkan yg lain sudah tertidur pilas dengan mimpi-mimpinya sendiri,
Tidak dengan ku..
Mataku sulit sekali terpejamkan
Terus berpikir walaupun mulut terdiam
namun hati terus berbicara..
Habis berbatang-batang..
Ku tegak lagi..
Yang menemani malam sepiku..
Aku, saya, diriku..haruskah terus memikirkanmu
Haruskah ku habiskan sisa hidupku hanya untuk mencintai wanita yg tak pernah mencintaiku..
Mungkin ini hanya ceritaku yang biasa saja
Cerita tentang hati di malam ini
lalu, kini, dan nanti..
Aku tak perlu lagi merenungi malamku
Hapus yg sudah berlalu, walau ku tak bisa
Tak perlu lagi menoleh ke belakang
Walau masih ku perlukan
Hapus yg kini, aku tak bisa
Walau terus melawan rasa dan egoku
Menyakiti hati
Terus ku berusaha..
Kerana ku tak boleh terus seperti ini
Meskipun ku terus berjalan dan terkadang pun berlari
Tetapi hatiku tertinggal di belakang
Bersama kenangan denganmu.
Kini di malam sepiku
Ku bunuh waktu yg tak lagi memihakku
Fikiranku terus melayang
Seakan mata sulit sekali di pejamkan,
Sedangkan yg lain sudah tertidur pilas dengan mimpi-mimpinya sendiri,
Tidak dengan ku..
Mataku sulit sekali terpejamkan
Terus berpikir walaupun mulut terdiam
namun hati terus berbicara..
Habis berbatang-batang..
Ku tegak lagi..
Yang menemani malam sepiku..
Aku, saya, diriku..haruskah terus memikirkanmu
Haruskah ku habiskan sisa hidupku hanya untuk mencintai wanita yg tak pernah mencintaiku..
Mungkin ini hanya ceritaku yang biasa saja
Cerita tentang hati di malam ini
lalu, kini, dan nanti..
Aku tak perlu lagi merenungi malamku
Hapus yg sudah berlalu, walau ku tak bisa
Tak perlu lagi menoleh ke belakang
Walau masih ku perlukan
Hapus yg kini, aku tak bisa
Walau terus melawan rasa dan egoku
Menyakiti hati
Terus ku berusaha..
Kerana ku tak boleh terus seperti ini
Meskipun ku terus berjalan dan terkadang pun berlari
Tetapi hatiku tertinggal di belakang
Bersama kenangan denganmu.
Kini di malam sepiku
Ku bunuh waktu yg tak lagi memihakku
#SEKADAR MENGISI MASA..:)
Tuesday, March 12, 2013
Allah Maha Besar...
Nama Mu begitu indah
Disetiap hembusan nafasku
Keajaiban Mu telah menyihir mataku
Redha Mu telah membimbing langkahku
Disetiap hidupku
Aku harap Engkau akan selalu melindungiku
Dan yang aku harapkan saat ini
Engkau akan memeluk mimpi-mimpiku
Karana aku yakin.....
Suatu saat mimpiku akan nyata
Amin.....
Monday, March 11, 2013
niLai sEbUAh pErsAhaBaTaN
Saat itu kita bersama-sama, susah senang dan duka
Ketika dirimu dirindung pilu, aku pun ada disampingmu
Tapi ada satu yang kamu tidak ketahui, ketika ku memikirkan bagaimana hari esok
Dan bagaimana kita merangkai, semuanya jika kita masih bersama…..
Rasa inginku untuk bersamamu itu sangat lebih
Disaatku bertemu denganmu pada hari itu
Tetesan air mata ku tak terbendung sedikit pun
Pertanda rinduku selama ini tercapai… sahabat kemana saja engkau pergi..?
10 tahun lamanya kita tak jumpa, masih ingatkah engkau saat kita di sebuah saung kecil, dimana saat itu hujan lebat, kau bilang kepadaku
“kita akan selamanya seperti ini, berdua tak ada yang memisahkan”….
Sahabat, rinduku telah terbayar akan hadirnya dirimu…
Terimakasih atas semuanya jika kita bisa bertemu lagi, akan ku ajak engkau mengelilingi kota bersamaku…
Ketika dirimu dirindung pilu, aku pun ada disampingmu
Tapi ada satu yang kamu tidak ketahui, ketika ku memikirkan bagaimana hari esok
Dan bagaimana kita merangkai, semuanya jika kita masih bersama…..
Rasa inginku untuk bersamamu itu sangat lebih
Disaatku bertemu denganmu pada hari itu
Tetesan air mata ku tak terbendung sedikit pun
Pertanda rinduku selama ini tercapai… sahabat kemana saja engkau pergi..?
10 tahun lamanya kita tak jumpa, masih ingatkah engkau saat kita di sebuah saung kecil, dimana saat itu hujan lebat, kau bilang kepadaku
“kita akan selamanya seperti ini, berdua tak ada yang memisahkan”….
Sahabat, rinduku telah terbayar akan hadirnya dirimu…
Terimakasih atas semuanya jika kita bisa bertemu lagi, akan ku ajak engkau mengelilingi kota bersamaku…
syamsul, afzan at bukit ekspo....
ramdhan, syamsul, amir, ada, afzan, nazz at bukit broga
ezzaq, sapitt at pusat sukan upm
member sekolah
member upm
terima kasih atas segala apa yang telah engkau korankan untukku...:)
Sunday, March 10, 2013
Besyukur Dengan Nikmat Allah
Marilah kita terus bersyukur ke hadrat Allah S.W.T kerana kita terpilih menjadi orang-orang yang beriman di tengah-tengah majoriti masyarakat dunia yang tidak beriman kepada Allah S.W.T.
Puji-pujian dirafa’kan kehadrat Ilahi yang telah memberi hidayah kepada kita ke jalan ini (jalan iman dan Islam).
Sebenarnya kita tidak akan mendapat hidayah itu sekiranya tidak dikurniakan oleh Allah S.W.T.
Hakikatnya, nikmat Allah S.W.T. ke atas kita tidak terhitung banyaknya. Allah S.W.T. telah berfirman yang bermaksud:
“Jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak dapat (tidak mampu) menghitungnya. “
Oleh itu wajarlah kita sentiasa bersyukur ke hadrat Allah S.W.T. Ustaz Muhammad Syadid di dalam kitabnya: منهج القرءان في التربية menjelaskan bahawa kepekaan yang berterusan terhadap ni’mat-nikmat Allah dan kurniaan-Nya, akan menyuburkan lagi rasa cinta kepada-Nya dan mengangkat jiwa kepada maqam (martabat) syukur.
Bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya tidak hanya sekadar dengan ucapan lisan ‘Alhamdulillah’ (الحمد لله), bahkan bersyukur dalam bentuk amali dan praktikallah yang membuktikan seseorang itu bersyukur ke hadrat Allah S.W.T.
Nikmat Allah S.W.T. sangat banyak:
Pancaindera dan anggota tubuh badan adalah nikmat Allah. Apabila digunakan dan dimanafaatkan pancaindera dan anggota-anggota badan itu pada perkara-perkara, kerja-kerja dan aktiviti-aktiviti yang diredhai oleh Allah, maka seseorang itu dikira telah bersyukur kepada Allah S.W.T.
Akal yang baik lagi waras adalah nikmat Allah. Apabila akal itu digunakan dan dimanfaatkan untuk memahami kitab Allah dan agama Allah (دين الله), juga berfikir terhadap nikmat dan kejadian-kejadian ciptaan Allah S.W.T, maka ia termasuk di dalam ertikata bersyukur ke hadrat Allah S.W.T.
Harta benda dan wang ringgit adalah niKmat Allah S.W.T. Apabila harta benda itu diinfaqkan dan dibelanjakan pada Jalan Allah ( فى سبيل الله ) atau di dalam batas-batas syara’ atau pada perkara-perkara yang dihalalkan oleh syara’ maka ia juga dinamakan bersyukur ke hadrat Allah Subhanahuwata’ala.
Ilmu pengetahuan, kemahiran dan kepakaran adalah ni’mat AllahS.W.T. Apabila dimanafaatkan untuk kebaikan diri dan disebarkan, dikembangkan dan disampaikan untuk kebaikan ummah, maka ia juga dikira bersyukur ke hadrat Allah S.W.T.
Nikmat yang paling besar
Sesungguhnya ni’kmat Allah itu amat banyak dan tidak termampu kita menghitungnya satu persatu.
Namun, sewajarnya kita menyedari bahawa nikmat Allah yang paling besar ialah nikmat iman, nikmat Islam (نعمة إيمان – نعمة إسلام). Atau dengan kata lain: nikmat kita mendapat Hidayah Allah S.W.T. Maka tanda kesyukuran kita kepada Allah yang telah mengurniakan nikmat agung itu, hendaklah kita benar-benar beriman dan menerima din Islam seluruhnya tanpa sebarang penolakan.
Firman Allah S.W.T. dalam ayat 208 Surah al Baqarah :
“Wahai orang-orang yang beriman masuklah (anutlah) Islam seluruhnya dan janganlah kamu mengikut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh kamu yang nyata (musuh ketat terhadap manusia). “
Islam: Agama yang sempurna dan selamat
Islam adalah Agama Allah S.W.T. yang sempurna meliputi peraturan-peraturan, aqidah, ibadah, akhlaq dan apa jua yang menyentuh kehidupan manusia dan alam seluruhnya. Ini kerana Islam diturunkan oleh Allah untuk manusia dan alam seluruhnya. Allah Maha Mengetahui apakah jalan hidup yang baik dan selamat untuk makhluk-Nya di dunia dan akhirat nanti.
Oleh itu kita sewajibnya bersyukur ke hadrat Allah kerana kita terpilih untuk beriman dan menerima din Allah, yakni din Islam yang dibawa oleh para rasul dan rasul yang terakhir ialah Rasulullah Nabi Muhammad Sallallahu’alaihiwasallam, dimana Islam itu disempurnakan pada zaman kerasulan Nabi Muhammad Sallallahu’alaihiwasallam berdasarkan kepada ayat 3 Surah al Maaidah :
“Pada hari ini (hari diturunkan ayat ini, di ‘arafah pada masa Nabi Muhammad Sallallahu’alaihiwasallam mengerjakan hajjatul wida’ (حجة الوداع) tahun 10 Hijrah ). Aku telah sempurnakan bagi kamu din kamu dan Aku telah sempurnakan atas kamu ni’mat-Ku dan Aku redhalah Islam itu sebagai din kamu“
Penentu kebenaran
Walaupun Islam itu agama Allah dan diberi jaminan selamat dunia dan akhirat oleh Allah S.W.T. kepada sesiapa yang benar-benar menganutnya, tetapi majoriti manusia dan umat di dunia ini tidak menerimanya, bahkan menentangnya. Dan telah ternyata buktinya di dalam sejarah bahawa kebanyakan manusia menentang dan menolak ajaran Allah Subhanahuwata’ala yang telah dibawa oleh para Rasul sehingga ada sebilangan nabi dan rasul yang dibunuh seperti Nabi Zakaria ‘Alaihissalam dan Nabi Yahya ‘Alaihissalam.
Mereka dibunuh oleh orang-orang Yahudi, bahkan, Nabi Muhammad Sallallahu’alaihiwasallam sendiri sudah dikepung di rumah baginda oleh masyara’at Arab Quraisy untuk membunuh baginda. Namun ia tidak diizinkan oleh Allah Subhanahuwata’ala, yang mana akhirnya berlakulah peristiwa Hijrah Rasulullah Sallallahu’alaihiwasallam dari Makkah ke Kota Madinah (Yathrib) seperti yang terakam di dalam sirah Rasulullah Sallallahu’alaihiwasallam.
Satu persoalan, apakah penentu kebenaran itu berdasarkan bilangan sokongan? (ramai orang menyokong atau tidak ada orang menyokong?). Sebenarnya penentuan kebenaran (الحق) bukanlah ditentukan oleh manusia tetapi ditentukan oleh Allah Subhanahuwata’ala berdasarkan ayat 147 Surah al Baqarah:
“Kebenaran itu datangnya daripada Allah (Pencipta, Pemilik, Penjaga kamu ), maka janganlah sekali-kali kamu termasuk di dalam golongan orang-orang yang ragu.”
Juga didasarkan kepada Qaedah Syara’ :
الحسن ما حسنه الشرع والقبيح ما قبحه الشرع
Perkara yang baik ialah apa yang dihukum baik oleh syara’ (oleh Allah) dan perkara yang buruk ialah apa yang dihukum buruk oleh syara’ (oleh Allah).
Oleh itu apabila terdapat percanggahan antara apa-apa yang ditetapkan oleh syara’ (oleh Allah) dengan penilaian manusia yang mengikut hawanafsu, maka mestilah diambil pakai apa-apa yang ditentukan/dihukumkan oleh syara’. Barulah tepat dengan pengakuan-pengakuan kita: kita hamba Allah, kita penganut Islam, kita orang yang beriman, Kita ahlussunnah wal jama’ah (أهل السنة والجماعة), kita generasi rabani dan lain-lain pengakuan yang bersifat Islam.
Marilah sama-sama kita bina keyakinan diri kita yang tidak berbelah bahagi kepada din Allah (din Islam) dan marilah sama-sama kita berusaha dengan penuh rasa taqwa dan bertanggungjawab kepada Allah Subhanahuwata’ala bagi meletakkan kembali Islam dalam kehidupan masyara’at, setelah ia terabai atau diabaikan oleh majoriti manusia.
Semoga kita dengan izin Allah S.W.T. dapat berkongsi pahala dan ganjaran baik di sisi Allah S.W.T. dalam ayat 22 Surah Luqman.
“Sesiapa yang menyerah dirinya kepada Allah (dengan penuh keikhlasan), sedang ia berusaha melaksanakan kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpulan tali (din Islam) yang kukuh. Dan (ingatlah) kepada Allah tempat kembali (kesudahan) segala urusan.”
Rujukan:
Khutbah Ustaz Omar Haji Salleh (4 Rejab 1425H, 20 Ogos 2004).
Saturday, March 9, 2013
LuMRaH kEhiDuPaN
Dalam setiap perkara yang berlaku di dunia ini telah ditentukan Ilahi,
Percayalah bahawa ada hikmah disebalik semua perkara yang berlaku,
Semoga kita sentiasa dirahmati-Nya..:)
Percayalah bahawa ada hikmah disebalik semua perkara yang berlaku,
Semoga kita sentiasa dirahmati-Nya..:)
Friday, March 8, 2013
BBM 3410
Semoga dalam pelajaran kali ini aku dapat menimba ilmu dengan sebaik-baiknya.
Pembimbing, tunjukkanlah ajaran kepada anak didik mu..
Hanya Tuhan yang dapat membalas jasa baikmu..
Semoga sentiasa mendapat keberkatan..
Di dunia mahupun di akhirat..
Sahabat, ayuhlah kita sama-sama berganding bahu..
Bersama-sama menuntut ilmu..
Sehingga sampai satu waktu kita akan berjaya..
Dalam menempuh cabaran kehidupan..
In syaa ALLAH..
Pembimbing, tunjukkanlah ajaran kepada anak didik mu..
Hanya Tuhan yang dapat membalas jasa baikmu..
Semoga sentiasa mendapat keberkatan..
Di dunia mahupun di akhirat..
Sahabat, ayuhlah kita sama-sama berganding bahu..
Bersama-sama menuntut ilmu..
Sehingga sampai satu waktu kita akan berjaya..
Dalam menempuh cabaran kehidupan..
In syaa ALLAH..
Subscribe to:
Posts (Atom)




.jpg)

.jpg)
